Sabtu, 15 September 2012

GAUL yang lebih GAUL

     

  Pengen tahu caranya jadi ABG / remaja yang GAUL?




Yang author maksud adalah GAUL dalam pemahaman author loh, n yang pasti GAUL yang ini pasti lebih GAUL daripada GAUL yang ABG / remaja bayangkan selama ini...
Mau tahu?
Pengen tahu?
OK, check this out~


Ada
beberapa langkah yang harus readers lakukan nie ceritanya kalo pengen GAUL ala author..hehe

Pertama
, penampilan tentu saja. Siapa sih orang di dunia ini, apalagi anak - anak remaja jaman sekarang yang gak perduli terhadap penampilan. Setuju kan.
Nah, penampilan yang gimana tuh yang bisa dibilang GAUL?

Author akan bahas dari segi pakaian dulu ya readers.

Gak harus repot2 selalu up date model pakaian terkini agar bisa dibilang GAUL. Lalu yang gimana dong? Ikutin aja kata hati sendiri. Sebenarnya kalau author pikir nie ya, setiap orang punya style sendiri2 alias punya kecenderungan dalam berpakaian sendiri2. Silahkan ekspresikan gaya loe (uidih bahasanya~). Kalau author sendiri sih lebih cenderung yang simple n nyaman dipake aja. Terserah orang bilang gak suka juga, yang penting kalo nyaman buat dipakai, why not. Yang penting sopan n gak too much kalo dipandang. Tapiiii, bukannya mengabaikan pendapat orang loh ya. Pendapat itu penting, kalo sekiranya positif buat kita ya ambil aja. Tapi kalo kitanya g sepaham, ya gak papa. Namanya juga pendapat, pendapat itu kan relatif.

Yang selanjutnya adalah dari segi dandanan.

Sebenarnya untuk usia ABG / remaja paling cocok dengan dandanan minimalis. Gak usah neko2, yang ada ntar malah jadi kelietan tua dari umurnya. Kan gak mau juga kalo seperti itu. Gak usah pake make up ala-ala tante2 yang menor gt ya readers. Cukup pelembab, bedak tipis, n kalo perlu pelembab bibir. Itu aja udah cukup. Yang penting tuh, selalu menjaga kebersihan wajah. Belilah facial wash, pelembab, bedak, dll yang cocok untuk jenis kulit readers. Jangan lupa untuk selalu membersihkan wajah ketika akan tidur.

Kalo rajin ngerawat wajah dengan benar, gak perlu dandanan menor wajah pasti akan terlihat lebih bersih.


Kedua
, otak harus encer. Gak lucu juga kan kalo penampilan udah t.o.p.b.g.t , eh.. otaknya kosong. Kalo menurut author nie ya, pada umumnya tuh gak ada orang bodoh. Yang ada adalah orang yang mau berusaha nd orang yang malas. Untuk itu, readers harus rajin belajar. Siapa bilang kalo kutu buku itu kuper? Ayo hadap kesini kalo berani. Hehehe.
Hobi baca buku itu adalah hobi paling keren sedunia. Percaya? Harus percaya.

Orang yang seneng baca buku, apalagi buku2 pelajaran nd buku2 yang bisa nambah wawasan pengetahuan kita adalah orang yang memenuhi salah satu syarat GAUL ala author. Hihihi.

Coba deh bayangin cowok/ cewek di sekolahan readers yang ganteng/ cantik tapi o'on, bukannya kagum yang ada juga ilfeel ngelietnya. Gimana gak coba, dari luar cantik / tampan bgt, tapi gaptek nd o'on.
Waduuh, gak bgt layao. Tapi coba deh bayangin kalo readers tuh udah cantik/ tampan, pinter pula. Dijamin, gak usah TP2, readers pasti akan banyak dikagumi. Eits tunggu dulu, readers jangan salah paham dulu tentang cantik/ tampan yang author maksud. Bukan cantik/tampan yang kayak seleb2 gt. Semua orang bisa jadi cantik/tampan kalo perduli dengan penampilan seperti yang udah author tulis di bagian pertama tadi.
Udah paham kan? Harus paham. Hehehe

Pokoknya nie ya, belajar nd sering baca buku agar gak ketinggalan jaman.

Giman nie cara belajar yang baik?
Kapan2 akan author share lagi kalo ada waktu. Sabar ya readers~

Ketiga
, harus terbiasa dengan lingkungan sosial. Jadi nie ya, readers jangan suka menyendiri. Biasanya kutu buku cenderung suka menyendiri buat baca buku. Hilangkan pemikiran seperti itu. Perbanyak teman, teman dari kalangan apapun itu. Tapiii, pilihkan teman yang bisa memberikan pengaruh positif buat dijadikan teman dekat alias sahabat kita. Selain itu, sering - sering lah berkomunikasi atau hanya sekedar menyapa teman atau guru, hal itu akan membantu kita agar gak jadi orang yang gagu alias sulit bicara dengan orang lain. Tingkatkan rasa percaya diri readers, gak ada salahnya buat nyapa ato ngobrol sama teman, meskipun bukan teman deket. Dan ambil hal - hal positif dari mereka. Jadi jangan hanya melulu ngobrol dengan teman deket doang. Perbanyaklah berkomunikasi dengan orang lain. Lebih bagus lagi kalo readers ikutan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.
Pilihlah yang sekiranya cocok dengan diri readers. Tapi jangan karena ikutan ekstrakurikuler, readers jadi nyampingin belajar yah.
Sekolah tetep nomor satu.

Sementara cukup tiga itu saja. Kalo ada tambahan nanti author share lagi dah. Dengan melakukan apa saran author di atas. Sekarang readers bisa bayangin kan. Readers dengan pakaian nyaman, wajah fresh nd cantik/tampan, punya otak encer nd segudang prestasi, punya banyak teman.
Wuaa, dalam sekejab readers akan jadi populer baik di kalangan teman maupun guru-guru. Asik kan. Selamat mencoba~


Jangan lupa tinggalkan coment ya readers biar authornya bisa lebih baik lagi dalam nulisnya.
Coment apapun itu, terserah. Author pasti akan seneeeengg bgt bacanya. Gamsahamnida~

SUPER JUNIOR FANFICTION



 FIRST MEETING



Main Cast :       Selena Moon
                        Cho Kyuhyun




 Ini adalah FF pertamaku, jadi kalau ada kesalahan dalam hal apapun, author minta maaf. Termasuk kesamaan cerita atau karakter dalam FF lain, FF ini murni imajinasi author. So, enjoy it~





     Seorang gadis berambut dan bermata coklat tengah berjalan keluar gerbang sekolah. Langkahnya terhenti ketika seseorang meneriakkan namanya, dia segera menoleh ke sumber suara.
     “Lena yah, hati – hati di jalan,” seorang gadis bertubuh pendek dengan mata sipit berusaha melambaikan tangannya agar terlihat oleh pandangan Selena.
     Selena tersenyum dan ikut melambaikan tangan. “Jaga dirimu juga Hana!!” teriaknya.
     Selena adalah seorang gadis keturunan Korea – Amerika yang menjadi murid pindahan di salah satu SMA di Seoul sejak satu minggu yang lalu. Dengan tinggi tubuh 170 cm, hidung mancung, mata dan alis yang indah langsung membuatnya populer dalam sekejab. Sifatnya yang ramah dan periang membuatnya bisa mendapat teman dengan mudah.
     Banyak siswa yang berlalu lalang melintasi kota Seoul yang akan menjelang sore. Mereka tampak menikmati cuaca yang cerah di musim semi ini. Meskipun penampilan Selena cenderung tomboy, namun sosoknya cukup menarik perhatian orang yang melintasinya. Dia tidak memperdulikan pandangan orang di sekitarnya dan terus melangkahkan kakinya hingga berada di depan sebuah toko buku.
   Selena melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam toko. Dia mengamati rak – rak buku yang berjejer rapi. Matanya membaca tulisan genre buku yang ada di atas rak. Setelah beberapa menit tidak kunjung menemukan tulisan “Story Book”, Selena mulai frustasi dan mengacak pelan poninya.
     Tanpa berfikir panjang, Selena segera menghampiri seorang pemuda yang berkulit sangat putih yang sedang berdiri tidak jauh darinya. “Excusme. Story Book,” ucapnya ragu.
      Pemuda di hadapan Selena menoleh. Kacamata hitamnya sedikit menyamarkan ekspresinya ketika melihat Selena. Pemuda itu hanya terdiam.
     Selena berdeham. “Aku ingin Story Book,” ulangnya lagi. Kosa kata Bahasa Koreanya yang sedikit kacau membuat Selena bingung setengah mati untuk menyusun kalimat tanya yang tepat.
     “Would you please help me to find Story book?” setelah beberapa saat bingung menyusun kalimat tanya dalam bahasa Korea, akhirnya malah kalimat tanya dalam bahasa Inggris yang berhasil keluar dari mulutnya.
     Alih – alih menjawab pertanyaan dari Selena, pemuda itu malah tambah melongo.
     “Yaak! Aku ingin Story Book. Tunjukkan padaku letaknya,” teriak Selena yang sudah kehilangan kesabaran melihat pemuda di hadapannya yang terus diam itu.
     Pemuda itu melepas kacamata hitamnya. Harus diakui Selena bahwa pemuda di hadapannya itu cukup tampan, setidaknya lebih tampan daripada teman – temannya di sekolah.
     “Dimana aku bisa menemukan Story Book?” tanya Selena dalam bahasa Korea yang kacau.
     Pemuda itu tampak melotot tidak percaya. “Kau tidak mengenalku?” tanyanya balik.
     Selena benar – benar tidak habis fikir dengan kelakuan pemuda di hadapannya itu. Bukannya menjawab, malah balik bertanya. Memangnya penting tahu siapa dia. Selena mendengus kesal.
     “Aku hanya butuh Story Book,” jelas Selena dengan memberi tekanan pada setiap kata – katanya.
     “Kau tahu Super Junior?” tanya pemuda itu lagi.
     “Super Junior?” Selena mengangkat sebelah alisnya. “Superman aku tahu.”
      Pemuda itu mengerucutkan bibir. “Cih. Di rumahmu pasti tidak ada televisi,” cibirnya kemudian.
      Selena membulatkan mata. “Neo-“ sebelum Selena melanjutkan kalimatnya, pemuda itu langsung memotong.
      “Bersyukurlah karna kau telah bertemu dengan seorang Cho Kyuhyun,” ucapnya dan langsung meninggalkan Selena yang tampak kesal.
      Daaakkkk!!!
      Selena berhasil mendaratkan sneakernya di kepala pemuda itu. Yeah, hatinya merasa sangat puas setelah memberi pelajaran pada pemuda tidak sopan itu.




     Akhirnya kelar juga, author yakin FF ini amat sangat jelek sekali. Soalnya cuma sekitar 1-2 jam buatnya. Hehehe.. Mohon tinggalkan comen ya readers..Gamsahamnida~